Selasa, 14 Januari 2014

Pengantar Bisnis Informatika - Strategy of Information Integration (SII)

Nama : ANGGI SETYA PERKASA
NPM   : 50410833
KELAS : 4IA20

SII (Strategy of Information Integration)

1.            Pendahuluan

Di jaman sekarang, SII (Strategy of Information Integration) dirasakan perlu untuk menyelesaikan integrasi sistem yang tidak berhasil. Karena salah satu permasalahan rumit yang kerap dijumpai para praktisi teknologi informasi adalah ketika menghadapi tantangan dimana sejumlah sistem informasi yang berbeda harus diintegrasikan. Peristiwa yang dimaksud misalnya terjadi pada saat aktivitas merger dan akuisisi, penggabungan satu atau dua institusi pemerintahan, kerjasama program berbasis lintas sektoral, dan lain sebagainya. Tanpa  adanya strategi yang jelas, maka sering kali kegiatan integrasi sistem tersebut menemui jalan buntu, atau tidak berhasil. Kunci permasalahan terjadinya fenomena tersebut pada dasarnya terletak pada kesalahan pemilihan pendekatan atau metodologi proses terkait. Dalam menghadapi tantangan ini, metodologi yang dipergunakan harus mampu menjawab berbagai kendala teknis maupun non teknis yang sering dijumpai pada setiap isu penggabungan. Artinya, metodologi yang dipakai harus dibangun dengan memperhatikan berbagai aspek yang dimaksud tersebut.
Maka dari itu perlu adanya SII (Strategy of Information Integration) yang berarti Strategi Integrasi Informasi agar penyelesaian dari integritas sistem tersebut tidak lagi mendapatkan jalan buntu.


2.            Informasi

            Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.

3.            Strategi Integrasi

Strategi Integrasi merupakan sebuah rencana integrasi ke depan, integrasi ke belakang,  dan integrasi horizontal kadang semuanya disebut sebagai integrasi vertikal. Strategi integrasi vertikal memungkinkan perusahaan dapat mengendalikan para distributor, pemasok, dan / atau pesaing.


3.1.      Jenis Strategi Integrasi

Strategi integrasi dibedakan menjadi 4, yaitu:

1.        Integrasi ke depan (Forward Integration) merupakan strategi untuk memperoleh kepemilikan atau meningkatkan kendali atas distributor atau pengecer.
2.        Integrasi ke belakang (Backward Integration) merupakan strategi untuk mencari kepemilikan atau meningkatkan kendali atas perusahaan pemasok.
3.        Integrasi horisontal (Horizontal Integration) merupakan strategi untuk mengendalikan para pesaing.
4.        Integrasi Vertikal (Vertical Integration) merupakan strategi yang menghendaki perusahaan melakukan penguasaan yang lebih atas distributor, pemasok dan atau para pesaing baik melalui merjer, akuisisi, atau membuat perusahaan sendiri.


3.2.      Tahap Strategi Integrasi

Ada 6 tahap integrasi, antara lain :

·                      Tahap I: Eksploitasi Kapabilitas Lokal
Pada tahap ini, perlu dilaksanakan pengembangan kapabilitas dari sistem informasi masing-masing organisasi. Agar dapat memahami secara benar batasan maksimal kemampuan sistem informasi dalam menghasilkan kebutuhan manajemen strategis dan operasional organisasi yang bersangkutan. Hasil dari tahap ini adalah pemahaman dari keunggulan dan keterbatasan sistem informasi dari masing-masing organisasi dan segenap pihak yang bekerjasama.

·                     Tahap II: Lakukan Integrasi Tak Tampak
Setelah Tahap I dilakukan, maka tahap berikutnya adalah saling tukar-menukar sistem informasi yang telah di fikirkan. Kemudian organisasi-organisasi yang terlibat berkumpul untuk memikirkan kepentingan-kepentingan menuju keberhasilan. Hasil dari tahapan ini adalah kesadaran dan kepercayaan untuk menemukan solusi.

·                      Tahap III: Kehendak Berbagi Pakai
Tahap berikutnya, mengevaluasi seberapa efisien dan optimumkah solusi yang telah didapat dari tahap sebelumnya dalam keterkaitannya dengan sumber daya organisasi. Dan pada tahap ini, telah mulai menentukan apa saja yang digunakan dalam masing-masing organisasi. Hasilnya adalah mulai bergesernya pemikiran-pemikiran yang didominasi oleh faktor emosional.

·                      Tahap IV: Redesain Arsitektur Proses
Pada Tahap ini CIO akan mengkaji terlebih dahulu, kemudian merancang arsitektur proses baru yang akan dipresentasikan kepada petinggi-petiggi organisasi. Hasil dari tahap ini adalah kesepakatan untuk melakukan kolaborasi dengan memperhatikan nilai dari pemegang kepentingan utama dari seluruh organisasi yang berkolaborasi.

·                      Tahap V: Optimalkan Infrastruktur
Hasil dari tahapan ini adalah sebuah sistem informasi terpadu yang dapat bekerja secara efektif melayani berbagai kepentingan dari berbagai sudut.

·                      Tahap VI: Transformasi Organisasi
Maksud tahapan terakhir ini adalah mentransformasikan masing-masing organisasi yang diakibatkan dari dinamika kebutuhan lingkungan eksternal organisasi yang adaptif terhadap berbagai perubahan.

4.            Analisa dan Pengalaman Pribadi

Pengalaman pribadi saya tentang Strategy of Information Integration adalah saya pernah melakukannya sebagai penjual dari salah satu produk dimana saya sebelum mengetahui teknik SII ini, saya kebingungan karena harus melakukan apa terlebih dahulu dan bagaimana supaya usaha saya dapat maju dan bertahan lama. Alhasil, usaha saya tidak diteruskan kembali dikarenakan belum mengetahui teknik SII ini dengan baik dan benar. Memang awalnya saya membuka usaha tersebut iseng-iseng saja tetapi yasudah lah apa boleh buat saya telat mengetahui teknik ini.  Setelah saya mempelajari beberapa dari teknik SII ini saya jadi tahu pentingnya menyusun sebuah strategi dengan menggabungkan informasi yang diintegrasikan dengan baik agar usaha anda dapat berjalan dengan baik dan dapat bertahan lama.

Referensi :
-       http://perpus.yipd.interaksi.web.id/sub/articledetail/Evolusi-Strategi-Integrasi-Sistem-Informasi-Ragam-Institusi-Kiat-Memecahkan-Permasalahan-Politis-dalam-Kerangka-Manajemen-Perubahan

-       http://www.docstoc.com/docs/37143778/EVOLUSI-STRATEGI-INTEGRASI-SISTEM-INFORMASI-RAGAM

Pengantar Bisnis Informatika - Corporate Information Management (CIM)

Nama : ANGGI SETYA PERKASA
NPM   : 50410833
KELAS : 4IA20
CIM (Corporate Information Management)
1.            Pendahuluan
Salah satu permasalahan utama yang dihadapi manajemen seputar strategi implementasi teknologi informasi adalah bagaimana menentukan struktur organisasi yang tepat dan efektif sesuai dengan kondisi perusahaan. Adalah merupakan kenyataan bahwa sangat banyak perusahaan besar di dunia yang gagal memanfaatkan teknologi informasi secara optimum hanya karena kesalahan dalam merancang struktur organisasinya; bahkan tidak jarang ditemui kesalahan tersebut berakibat fatal bagi perusahaan karena memicu terjadinya “politik korporat” yang membuat keberadaan teknologi informasi menjadi kontra produktif bagi kemajuan usaha bisnis. Oleh karena itulah berbagai usaha untuk menentukan struktur organisasi Departemen atau Divisi Teknologi Informasi di dalam sebuah perusahaan harus secara sungguh-sungguh diperhatikan seluk beluknya. Demikian pula hal yang terkait dengan teknik pengukuran kinerja bagian perusahaan yang mengurus sumber daya teknologi informasi harus benar-benar dipahami, dipergunakan, dan dievaluasi.
2.            CIM

CIM (Corporate Information Management) atau dalam bahasa indonesia disebut juga dengan Manajemen Informasi Perusahaan. CIM merupakan suatu sistem berbasis computer yang dapat melakukan semua tugas akuntansi standatar bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan terkoordinasi.
SIM Perusahaan saat ini mengakumulasi seluruh data transaksi akuntansi dari bagian manu faktur , penjualan , pembelian , sumber daya manusia, dan berbagai fungsi bisnis lain. Data itu berhubungan dengan sumber daya organisasi dan perencanaan tidak dapat dilakukan tanpa memahami bagaimana tiap penjualan. tiap unit yang diproduksi ,dan tiap tindakan tanpa mempengaruhi keseluruhan organisasi.

3.            Proses Manajemen Informasi Perusahaan

Proses pengelolaan teknologi informasi pun harus terlebih dahulu didefinisikan oleh perusahaan sebelum yang bersangkutan dapat merancang struktur divisi atau unit teknologi informasi yang sesuai; karena terlepas dari jenis atau bentuk struktur organisasi unit teknologi informasi, sejumlah proses tata kelola harus dimiliki oleh perusahaan.
Proses dari menajemen informasi perusahaan antara lain sebagai berikut :
3.1.      Pembentukan strategi

Perusahaan dihadapi dengan kumpulan informasi yang dihasilkan dari informasi-informasi luar. Kekayaan potensi untuk mengidentifikasi kecenderungan perubahan. Manajemen informasi perusahaan bertanggung jawab untuk mengidentifikasi sumber-sumber informasi eksternal yang terpercaya dan relevan dan membangun sistem kesadaran dan respon yang memungkinkan perusahaan memantau perkembangan dan memberikan tindakan yang sesuai dari informasi yang didapatkan.
3.2.      Perencanaan untuk Kebutuhan masa depan

Perubahan telah menjadi bagian yang wajar dari bisnis. Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk merubah cara bisnis mereka bahwa akan ada kebutuhan informasi yang baru juga. Sebuah bisnis baru perlu diperhatikan dan memerlukan informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. Inisiatif strategi baru juga membawa banyak risiko. Maka dari itu, kunci keberhasilan pelaksanaan inisiatif strategis adalah terlabeh dahulu merencanakan untuk mendapatkan informasi yang baru.
3.3.      Meningkatkan nilai utilitas informasi yang tersedia

Bisnis didukung oleh siklus hidup informasi. Nilai utilitas informasi didasarkan pada apakah informasi tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses operasional. Utilitas merupakan fungsi dari relevansi, akurasi, kelengkapan dan ketepatan waktu dimana informasi ini tersedia pada saat dibutuhkan. Pada dasarnya manajemen informasi perusahaan menjamin keterhubungan antara bisnis dan teknologi informasi untuk memastikan bahwa informasi yang tersedia untuk kelancaran proses bisnis.
3.4.      Menghilangkan informasi yang berlebihan

Keburukan dari era informasi adalah kelebihan informasi. Di hampir setiap perusahaan masih ada software yang bekerja dan membuat laporan yang berlebihan. Seharusnya dapat mendefinisikan mana informasi yang dibutuhkan dan mana yang tidak dibutuhkan. Dengan pengurangan informasi yang tidak perlu dapat mengurangi biaya teknologi informasi yang sia-sia.
3.5.      Memastikan kepatuhan terhadap undang-undang

Legislasi menuntut bahwa suatu perusahaan harus melindungi informasi klien dari penyalahgunaanUndang-undang lainnya untuk mengamankan hak pemegang saham mendapatkan informasi yang berkualitas. Manajemen Informasi Perusahaan harus terus menerus memastikan bahwa semua langkah berada di jalur nya dengan mematuhi undang-undang yang ada.

3.6.      Meningkatkan laba atas investasi di teknologi informasi

Pengembalian investasi menunjukkan peningkatan jumlah pendapatan yang dihasilkan, penurunan biaya teknologi informasi dan pengurangan risiko bisnis. Manajemen informasi perusahaan memastikan bahwa setiap potensi sumber daya teknologi informasi adalah sepenuhnya dieksploitasi oleh bisnis. Sebuah value driver utama bagi manajemen informasi perusahaan adalah untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh informasi di perusahaan dengan memastikan bahwa informasi yang cukup terlindung dari penyalahgunaan.


4.            Alasan Pentingnya Manajemen Informasi Dalam Perusahaan

Ada 2 alasan kenapa para manajer sekarang ini, memberikan perhatian yang semakin besar terhadap manajemen informasi.
·         Kemampuan komputer yang semakin baik
·         Kompleksitas kegiatan bisnis yang semakin meningkat.
·         Pengaruh Ekonomi Internasional
·         Persaingan Dunia
·         Kompleksitas Teknologi yang Meningkat
·         Batas waktu yang Singkat
·         Kendala kendala Sosial

5.            Kegagalan Sistem Informasi Perusahaan

Kegagalan sistem infomasi perusahaan mencakup proyek yang ditinggalkan sebelum penerapan atau diterapkan begitu gagal sehingga organisasi kembali  ke sistem infomasi yang dahulu . Ini merupakan biaya yang buruk karena organisasi umumnya telah menginvestasikan jutaan dolar dan banyak jam kerja dalam proyek SIM perusahaan. Namun kegagalan system informasi perusahaan tidak berarti bahwa organisasi menyerah sepenuhnya .Organisasi tersebut dapat mencoba lagi .
Organisasi dapat meminimalkan kemungkinan kegagalanSIM perusahaan dengan mengambil langkah-langkah:
·         Mengerti kerumitan organisasi
·         Mengenali proses yang dapat menurun nilainya bila standarisasi dipaksakan
·         Mencapai consensus dalam organisasi sebelum memutuskan menerapkan system informasi perusahaan

6.            Analisa dan Pengalaman Pribadi
Pengalaman pribadi saya tentang Corporate Information Management ini adalah saya pernah melakukannya sebagai pendukung usaha teman saya. Jadi, waktu itu teman saya memiliki modal yang lumayan besar untuk membuka suatu usaha dimana dalam usaha tersebut dibutuhkan beberapa teman yang dapat bekerjasama dengan baik. Kebetulan karena teman saya tahu bahwa saya adalah salah satu teman yang dapat diajak kerjasama, maka ia langsung mengajak saya untuk bergabung. Disini kami semua tidak hanya melakukannya dalam individual tapi bagaimana cara menyatukan aspirasi, saran, dan berbagai macam hal yang dapat membangun usaha ini agar lebih terkoordinasi. Awalnya, kami hanya saling bertukar pikiran untuk menentukan tema apa yang tepat dan cocok untuk usaha kami, selanjutnya setelah sukses menentukan semuanya, usaha dapat berjalan dengan baik dengan adanya komunikasi dan koordinasi antara satu dengan yang lainnya. Demikian pengalaman pribadi saya. Kesimpulannya adalah jika anda ingin membuka usaha gunakanlah teknik CIM ini karena tidak hanya mementingkan kepentingan pribadi tapi bagaimana cara menyatukan, mengkombinasikan segala hal dalam kepentingan bersama agar usaha dapat berjalan dengan baik dan lancer.

Referensi :
http://ceerfullvhye.wordpress.com/2010/11/01/cim-corporate-information-management/

http://dpamudji.wordpress.com/2011/01/10/cim/

Pengantar Bisnis Informatika - E-Commerce dan E-Business

Nama : ANGGI SETYA PERKASA
NPM   : 50410833
KELAS : 4IA20

E-Commerce dan E-Business

1.                    Pendahuluan

Di era globalisasi ini, internet telah menjadi sebuah kebutuhan utama bagi masyarakat, khususnya untuk masyarkat dari golongan menengah ke atas. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan internet di masyarakat, timbul berbagai ide untuk memanfaatkan internet sebagai sarana untuk mendapatkan keuntungan, maka dari itu timbullah e-bussiness atau e-commerce. Dengan e-commerce siapa saja dapat memanfaatkan internet sebagai sarana untuk mempresentasikan produk dengan biaya yang lebih ringan dan jangkauan presentasi produk yang dapat mencapai seluruh dunia, disebabkan internet menghubungkan antara jaringan komputer di seluruh dunia. Electronic Commerce atau e-Commerce, merupakan bagian penting dari perkembangan teknologi dalam dunia Internet. Pemakaian sistem e-Commerce sangat menguntungkan banyak pihak, baik konsumen, maupun produsen dan penjual. Sistem e-Commerce di Indonesia kurang populer, karena banyak pengguna internet yang masih meragukan keamanan sistem ini yang disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang e-Commerce yang sebenarnya.

2.                       Internet

Internet adalah sebuah koneksi jaringan secara fisik dari jutaan komputer menggunakan protocol yang sama untuk sharing atau transmitting informasi. Dengan adanya internet pertukaran informasi semakin mudah dan murah. Sebagian masyarakat sekarang memanfaat internet ini untuk berbisnis / berniaga dalam menggunakan internet.

3.                    E-Commerce

E-Commerce adalah electronic commerce, merupakan kumpulan teknologi, aplikasi, dan bisnis yang menghubungkan perusahaan atau perseorangan sebagai konsumen untuk melakukan transaksi elektronik, pertukaran barang, dan pertukaran informasi melalui internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.
Strategi – strategi yang harus dilakukan dalam menjalankan bisnis e-commerce adalah :
-       Pastikan anda membuat web dengan sekuritas yang aman, sehingga data – data penting dalam perusahaan dapat terlindungi.
-       Pastikan sistem anda selalu di maintenance secara teratur dan berkala agar celah  sekecil apapun dapat segera di tanggulangi.
-       Promosikan produk anda secara kreatif, sehingga banyak orang dapat tercuri perhatiannya dengan produk anda.
-       Dalam membuat sebuah produk, pastikan dahulu kebutuhan masyarakat, lalu buatlah inovasi akan produk anda sehingga lebih bermanfaat.
-       Selalu melakukan riset pada produk anda, agar produk anda tidak dapat di jatuhkan oleh produk saingan anda.

4.                    E-Business

E-Business atau Electronic business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

5.                    Teori (Menurut Para Ahli)

E-commerce
·           Menurut Mariza Arfina dan Robert Marpaung e-commerce atau yang lebih dikenal dengan e-com dapat diartikan sebagai suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapatwebsite yang dapat menyediakan layanan "get and deliver" (http://r-marpaung.tripod.com/ElectronicCommerce.docdiakses tanggal 22 April 2007).  
·           Menurut David Baum, pengertian e-commerce adalah: “E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and business process that link enterprise, consumers, and communities through electronic transactions and the electronic exchange of goods, services, and information”. E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik (David Baum dalam Onno W. Purbo, 2000 : 2). 
·           Roger Clarke dalam “Electronic Commerce Definitions” menyatakan bahwa e-commerce adalah “The conduct of commerce in goods and services, with the assistance of  telecomunications and telecomunications-based tools”  (e-commerce adalah tata cara perdagangan barang dan jasa yang menggunakan media telekomunikasi dan telekomunikasi sebagai alat bantunya) (http://www.anu.edu.au/people/Roger.Clarke/ EC/ECDefns.html, diakses tanggal 22 April 2007)

E-business
·                E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002).
·                Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet. (Christoper Stoole. 2000).
·                E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi ke konsumen. (Sid L. Huff, dkk. 2000. Cases in Electronic Commerce. McGraw-Hill)
·                E-business adalah mengenai penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi proses bisnis yang dilakukan. Bentuk e-business yang paling mudah terlihat adalah pembelian barang secara online baik retail maupun grosir. (Samantha Shurety.1999. E-business with Net.Commerce. Prentice Hall)

6.                    Analisa dan Prngalaman Pribadi
Menurut saya pengertian dari E-commerce itu adalah suatu kegiatan dimana terdapat seorang penjual dan seorang pembeli yang saling terkait dalam melakukan transaksi penjualan maupun pembelian melalui internet yang secara online tanpa harus sulit bertemu langsung jauh-jauh. Hal ini memberikan kemudahan kepada masing-masing pihak antara si penjual dan si pembeli. Penjual mendapat keuntungan yaitu tidak perlu sulit untuk menginformasikan secara langsung ke para pembeli cukup mencantumkan foto, keterangan, harga dari produk yang akan dijualnya. Lalu pembeli pun juga mendapat keuntungan yaitu tidak perlu datang ke toko si penjual itu. Cukup hanya memilih dan memesan produk yang diinginkan, lalu transfer uang ke rekening si penjual dan pembeli tinggal menunggu sampai barang / produk yang dibeli sampai ke tempatnya.
Pengalaman dalam e-commerce ini saya pernah membeli dari mulai kaos jersey bola, aksesoris kelengkapan untuk pengendara motor (sarung tangan, masker, body protector, jas hujan), hingga barang pribadi seperti barang yang unik untuk dimiliki yang sulit untuk dicari dimana-mana secara online.
Menurut saya pengertian dari E-Business itu adalah suatu kegiatan bisnis yang di lakukan dalam internet. Tidak saja melakukan sesuatu pembelian, penjualan dan jasa, tetapi pelayanan dengan pelanggan dan melakukan pekerja tersebut dengan rekan-rekan bisnis yang sudah membangunnya bersama-sama.
Pengalaman dalam E-business ini jujur saja saya sama sekali belum pernah melakukannya, kecuali dalam membeli barang-barang secara online saya sering melakukannya.

Referensi

-   http://butuhbelajar.blogspot.com/2010/10/pengertian-dan-model-model-e-business.html
-       http://temukanpengertian.blogspot.com/2013/06/pengertian-e-commerce.html
-       http://elektroundip2002.files.wordpress.com/2008/02/tugas-1-e-bisnis.pdf
-       http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik
-       http://yahuuu.wordpress.com/.../latar-belakang-e-commerce/

-       http://blog.ub.ac.id/imagine/2011/03/16/e-commerce-sebuah-pendahuluan/

Senin, 18 Februari 2013

TUGAS SOFTSKILL (Pamflet dan Video Iklan)

NAMA KELOMPOK :
Ahmad Fauzi
Anggi Setya Perkasa
Ari Budiman
Charis Nadia Meiviani Rompis
Darwin Michael
Dyna Novia
Nurindah Galuh Syawali
Pertiwi Mulya Nurlaily
Teguh Siswanto

NAMA : ANGGI SETYA PERKASA
NPM : 50410833
KELAS : 3IA20


TUGAS PAMFLET

TUGAS VIDEO IKLAN